___

Minggu, 17 Juli 2011

Beberapa Graffiti in Gaza Palestina...

Walaupun setiap saat bisa dijatuhi Bom,dibrondong peluru oleh Pasukan  Zionis or Israel Bangsat...!!! warga Gaza tetap Berkreatifitas ...!!! Di tengah kehilangan kemerdekaanya,ternyata warga Gaza Palestina tidak hilang kreatifitasnya,dengan berbagai cara kaum muslimin Gaza meng-expesikan rasa ‘seni’ mereka,walaupun dengan media yang terbatas dan dengan cara peng-ekpresian yang berbeda…. “mereka tak pernah surut walaupun selangkah”tembok “pemisah” setinggi 8 meter  pun menjadi kanvas dari lukisan “kemerdekaan”..!! SAVE GAZA....

Graffiti Sebagai Propaganda

Graffiti..? Menggunakan Pilox Sebagai Alat Propaganda, Dua orang pemuda tidak jelas memakai balaclava dan di tangannya tergenggam pilox sebagai "senjata aksi". Keduanya terlihat asyik mencorat-coret tembok yang awalnya putih bersih. Sesekali mereka melihat ke kanan-kiri untuk memastikan tidak ada seorangpun yang melihat mereka "beraksi". Apa yang dilakukan mereka? Banyak orang mengatakan yang dilakukan orang-orang tadi adalah bombing. Kesannya seperti menjatuhkan bom ke sebuah tempat layaknya anjing keparat Israel yang menghujani Gaza saat ini dengan bom-bom pengecut mereka. Tapi tentu bukan ini yang dimaksud.  Namun...

Graffiti a Powerful Weapon

Graffiti a Powerful Weapon  Masih ingat zamannya vandalisme anak-anak sekolah yang suka mencoret-coret properti publik dengan nama sekolah mereka seperti ”Boedoet” atau ”Rasta” dengan cat semprot dan bentuk coretan yang asal jadi. Mereka menganggap makin banyak coretan nama sekolah di kota, makin kuat sekolah mereka. Begitu juga dengan sub kultur graffiti sebagai urban art. Seperti yang diceritakan dalam film ”Bomb the System”, Graffiti bisa menjadi sebuah senjata yang berbahaya. Dalam scene graffiti, reputasi dan ”pride” seorang graffiti artist ditunjukan dari karya-karyanya. Ketika karya itu mengalami ”going over”...

Seni Jalanan Pendobrak Kekuasaan...!!!

Bayangkan ketika graffiti tidak ilegal, sebuah kota dimana setiap orang dapat menggambar apa yang mereka suka. Dimana setiap jalan berisi jutaan warna dan frasa-frasa yang bermakna. Mengantri bus menjadi tidak membosankan lagi. Sebuah kota yang terasa memberi nafas bagi semua orang, tidak hanya pada agen real estat dan iklan-iklan perusahaan raksasa. Bayangkan sebuah kota seperti itu, dan berhentilah bersandar di dinding-dinding yang basah . Itulah mimpi seorang Banksy, pelukis graffiti (bomber) terkenal dari Inggris yang baru saja menjadi perbincangan karena indentitasnya mulai terkuak. Beberapa foto yang diduga fotonya diekspos...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management